Cinta Dalam Doa3 menit

Please log in or register to like posts.
News

“Syauqiy ilaik laa yushanu bi bayaan”. Sebuah kalimat yang benar-benar tulus maknanya, dan ini merupakan syair cinta Arab. Jika kalian orang Arab atau mungkin pandai berbahasa Arab, pastinya tahu makna dari kalimat tersebut. “Kerinduanku padamu tak dapat digambarkan dengan kata-kata”, adalah artinya.

Kata Dilan, “rindu itu berat, kamu tidak akan kuat, biar aku saja”. Betul, rindu itu memang berat, namun tak seberat rindu Dilan pada Milea. Rasa cinta yang timbul pada tiap insan sejatinya adalah fitrah, semua orang memilikinya. Namun hal yang harus diketahui bahwa tak semua cinta itu baik, ada tempat yang harus kita sesuaikan keadaannya.

Bagaimana dengan cinta kepada lawan jenis? Nah, itupun lumrah dan tak dapat dipungkiri adanya, dan itu tidak salah. Cinta tidak pernah salah, namun yang salah adalah orang yang mengartikan ‘cinta’ sesuka hatinya, bahkan menyalahinya. Ini yang salah dan seharusnya diklarifikasi.

Bagaimana rasa cinta itu muncul? Pertanyaan yang bagus, namun tak membutuhkan jawaban yang panjang lebar. Cinta itu muncul tanpa alasan, karena jika ia muncul dengan alasan ‘karena’ dan ‘karena’ dan seterusnya,  itu bukanlah cinta, sebab cinta yang sejati tak punya alasan yang pasti kenapa ia bisa merasakan cinta. Jika ada cinta yang muncul karena nafsu, ketahuilah, itu hanyalah sesaat, namun jika cinta itu muncul tanpa kamu rencanakan atau tanpa kamu ‘jadwalkan’, itulah cintamu yang kelak bisa mewujudkan harapan bahagiamu bersamanya.

Bagaimana jika orang yang kita cinta itu acuh tak acuh, bahkan meminta kita untuk berpaling darinya? Gampang saja, “never surrender” adalah kuncinya. Puncak cinta tidaklah mudah untuk kau raih, ada banyak medan sulit yang harus kita lumpuhkan. Ketika kamu baru mendapatkan 1 ujian ringan dan kamu menyerah karena tak sanggup, maka berhentilah untuk terus melanjutkannya, karena kamu “bukan pejuang sejati”.

Apa jadinya jika cintaku ini hanya ‘diam-diam saja’ namun sangat cinta, apakah itu salah? Tentunya tidak, namun kebanyakan dari mereka yang merasakan cinta seperti ini akan mudah tersakiti karena harus rela menahan semua cobaan, sebab itulah resiko dari “cinta dalam diam”.

Namun alangkah baiknya, jika cinta itu tak sekadar diam, tapi juga bersuara, bersuara dalam doa. Sehingga inilah yang dikatakan “cinta dalam doa”. Akan tetapi, seandainya ia lebih memilih orang lain daripada dirimu, itupun adalah ujian, berat, aku tak akan sanggup. Tapi jangan khawatir, jika kamu orang yang kuat, maka kamu pasti bisa jika ia bersama orang lain dan kamu bersama doa.

Ada 1 doa yang setidaknya bisa membuatmu lega, “Ya Allah, jika ia jodohku, maka dekatkanlah. Namun jika bukan, dekatkanlah”, hehehe.

Rasa suka kepada lawan jenis tak boleh kita salahkan, melainkan untuk diindahkan. Bahkan tak mengapa jika kamu menyukai pasangan sahabat, asal kamu siap menanggung apa yang akan terjadi selanjutnya, baik itu babak belur, dimutilasi, atau mungkin dibunuh, hehehe.  Semua tergantung kalian, tinggal pilih saja.  Namun ingat, cinta tak bisa kau salahkan.

Aku cinta dia, tapi dia sama sekali tidak mencintaiku, bagaimana? Hmmm, sepertinya agak rumit, hehe. Karena kamu berusaha mengubah air laut menjadi manis. Tapi tak apa, selagi benar suka dan tidak menyalahi aturan, tak ada salahnya terus berjuang untuk mendapatkan hatinya, toh cinta butuh perjuangan walaupun tanpa kepastian. Perih.

Tuhan tahu apa yang hamba-Nya rasakan dan apa yang diharapkannya. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika kamu menyelipkan nama orang yang kamu sayang dalam doa sujud terakhirmu atau dalam doa sepertiga malammu. Kita boleh memilih saja siapa yang kita kehendaki, Tuhan hanya merestui.

Baca Juga:   Sekelumit Tanda Tanya

Jika kamu sudah punya pilihan namun kalian tak pernah menyatu dalam pertalian yang pasti, itu berarti bahwa Tuhan tak merestui. Akan tetapi, jangan putus asa, mungkin Tuhan tidak merestui karena caramu yang salah. Cobalah dengan cara lain, barangkali Dia akan merestui. Dan jangan pernah menyerah, sebab jika kamu menyerah, puncak keberhasilan tidak akan pernah kau dapatkan.

Reactions

1

Nobody liked ?

3 comments on “Cinta Dalam Doa3 menit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *